Melasma merupakan salah satu permasalahan pigmentasi yang membutuhkan perhatian khusus dalam praktik dermatologi. Keberhasilan penanganannya tidak hanya ditentukan oleh proses koreksi melanin, tetapi juga oleh kondisi skin barrier dan paparan cahaya yang dapat memicu maupun mempertahankan pigmentasi.
Melihat kebutuhan tersebut, Skin Protocol by DKE kembali hadir dalam Pertemuan Ilmiah Tahunan (PIT) XXI PERDOSKI 2026 yang diselenggarakan pada 6–8 Agustus 2026 di Yogyakarta. Pada ajang yang mempertemukan para dokter spesialis dermatologi dari berbagai wilayah Indonesia ini, Skin Protocol by DKE membawa perspektif yang lebih komprehensif mengenai manajemen melasma melalui rangkaian sesi ilmiah pada 8 Agustus 2026.
Tiga Perspektif Ilmiah untuk Manajemen Melasma yang Lebih Komprehensif
Melalui sesi ilmiahnya, Skin Protocol menghadirkan tiga dermatolog untuk membahas aspek yang saling melengkapi dalam pengelolaan melasma — mulai dari strategi koreksi pigmentasi hingga menjaga stabilitas kulit dan mencegah pigmentasi kembali.
Koreksi Pigmentasi: Triple Retinoid Synergy dengan Cysteamine
Dr. dr. Fitria Agustina, Sp.DVE, FINSDV, FAADV membawakan topik:
"Comparing Kligman's-Level Outcomes with Improved Tolerability in Melasma Management Through Controlled Triple Retinoid Synergy with Cysteamine."
Materi ini membahas perkembangan pendekatan koreksi melasma dengan membandingkan pencapaian klinis yang setara dengan Kligman's-level outcomes, namun dengan perhatian yang lebih besar terhadap tolerabilitas kulit selama terapi berlangsung.
Dalam konteks terapi melasma, efektivitas koreksi pigmentasi perlu berjalan beriringan dengan kemampuan kulit untuk mempertahankan regimen terapi secara konsisten. Melalui pendekatan berbasis cysteamine dan controlled triple retinoid synergy, pembahasan ini menyoroti peluang untuk mencapai koreksi pigmentasi secara efektif sekaligus menjaga kenyamanan kulit pasien.
Pendekatan tersebut sejalan dengan pengembangan Skin Protocol – Mela Care, yang menghadirkan teknologi AminoClarity™ pada CysteaPRO dan Trinewal Complex pada RetinPro3 sebagai bagian dari strategi koreksi pigmentasi yang terintegrasi.
Skin Barrier sebagai Fondasi Stabilitas Jangka Panjang
Koreksi pigmentasi bukan satu-satunya faktor penentu keberhasilan manajemen melasma. Kondisi skin barrier juga perlu mendapat perhatian khusus, terutama ketika kulit menjalani regimen dengan bahan aktif secara berkelanjutan.
Hal ini menjadi fokus materi Dr. dr. Nenden Lilis Setiasih, Sp.DVE, FINSDV, FAADV, MM melalui topik:
"Barrier-Centric Moisturization: Multi-Ceramide and Biome-Support Approaches for Long-Term Stability in Melasma Management."
Pembahasan ini diarahkan pada pentingnya pendekatan barrier-centric dalam menjaga stabilitas kulit selama manajemen melasma. Strategi moisturization dengan pendekatan multi-ceramide dan dukungan terhadap skin biome menjadi bagian penting dalam mempertahankan kondisi kulit agar tetap optimal sepanjang perawatan.
Dengan demikian, strategi manajemen melasma tidak hanya berfokus pada mengurangi pigmentasi, tetapi juga menciptakan kondisi kulit yang mendukung keberlanjutan terapi dalam jangka panjang.
Proteksi Visible Light: Kunci Pencegahan Melasma yang Sering Terlewat
Aspek lain yang tidak kalah penting dalam manajemen melasma adalah proteksi terhadap paparan cahaya secara menyeluruh.
Prof. Dr. dr. Reiva Farah, Sp.DVE, Subsp. D.A., FINSDV, FAADV membawakan topik:
"Beyond UVA+: Visible Light Protection and the Clinical Role of Tinted Mineral Sunscreens in Melasma Prevention."
Sesi ini mengajak para dokter melihat fotoproteksi secara lebih luas. SPF dan PA selama ini hanya mengukur proteksi terhadap UVB dan UVA, padahal visible light menyumbang sekitar 45% dari energi matahari yang mencapai kulit dan berperan langsung memicu pigmentasi, terutama pada kulit Fitzpatrick IV–VI.
Dalam konteks ini, tinted mineral sunscreen berbasis iron oxide dibahas sebagai pendekatan yang dapat menutup celah proteksi tersebut, dengan dukungan data klinis yang menunjukkan perbaikan hasil terapi melasma dan penurunan risiko relaps.
Kunjungi Booth Skin Protocol: Kenali Mela Care Lebih Dekat
Selain menghadirkan sesi edukasi ilmiah, Skin Protocol by DKE juga hadir di area exhibition PIT XXI PERDOSKI 2026 melalui booth yang menjadi ruang bagi para dokter untuk mengenal lebih dekat rangkaian Skin Protocol – Mela Care.
Sebagai bentuk apresiasi kepada para dokter yang berkunjung, Skin Protocol menyiapkan:
- Free goodie bag berisi 4 produk sample Skin Protocol – Mela Care
- Special discount untuk produk Skin Protocol
- Free delivery untuk pembelian selama periode acara
Komitmen Skin Protocol pada Inovasi Berbasis Sains
Kehadiran Skin Protocol di PIT XXI PERDOSKI 2026 menjadi bagian dari komitmen DKE untuk terus menghadirkan inovasi skincare berbasis sains yang relevan dengan kebutuhan praktik dermatologi.
Melalui pendekatan yang mengintegrasikan pigment correction, skin barrier support, dan photoprotection, Skin Protocol mendorong pemahaman bahwa keberhasilan manajemen melasma ditentukan bukan hanya oleh kecepatan koreksi pigmentasi, melainkan juga oleh keberlanjutan hasil tersebut dalam jangka panjang.
Ingin mengetahui data riset dan best practice Skin Protocol lebih lanjut?
Hubungi tim DKE untuk berdiskusi klinis!
SKIN PROTOCOL – Professional Dermatologist Partner.